Anjing yang ketakutan: 5 tanda bahwa hewan itu ketakutan

 Anjing yang ketakutan: 5 tanda bahwa hewan itu ketakutan

Tracy Wilkins

Sama seperti manusia, anjing juga mengalami rasa takut. Detak jantung yang cepat, terengah-engah, dan tanda-tanda lainnya dapat menunjukkan hal ini. Ketakutan adalah emosi yang tidak disengaja yang tidak dapat dikendalikan oleh hewan. Untuk memahami bagaimana anjing melihat dunia, serta membantu menghibur mereka di saat-saat yang penuh tekanan, penting untuk mengidentifikasi tanda-tanda bahwa anjing sedang takut.Pengetahuan ini penting agar tidak memperkuat rasa takut pada hewan dan akhirnya menyebabkan trauma yang lebih besar, karena perasaan itu tidak disengaja dan hewan tidak dapat disalahkan karena merasakannya. Temukan 5 tanda bahwa anjing takut dan apa yang harus dilakukan pada saat itu!

1. Mengi dan mengeluarkan air liur adalah tanda-tanda anjing yang ketakutan.

Anjing yang ketakutan cenderung lebih banyak kehabisan napas. Hal ini menyebabkan anjing juga mengeluarkan air liur lebih banyak. Anjing mungkin akan membuka mulutnya, melakukan gerakan dengan seluruh tubuhnya, dan bernapas dengan sangat cepat. Ini adalah perilaku yang umum terjadi pada anjing setelah berolahraga, tetapi juga bisa menjadi tanda bahwa anjing tersebut takut. Saat mengenali perilaku ini, periksalahjika lidah anjing berwarna keunguan. Lidah yang berwarna keunguan dapat mengindikasikan kurangnya oksigenasi darah dan disarankan agar anjing dibawa ke dokter hewan.

2. Anjing yang gemetar juga bisa menunjukkan rasa takut

Anjing yang gemetar tidak hanya menandakan kedinginan dan kegembiraan, tetapi juga rasa takut. Hal yang umum terjadi pada anak anjing yang gemetar setelah mendengar suara yang sangat keras, entah itu suara guntur, alarm, atau kembang api, gejalanya sering kali dikaitkan dengan rasa takut yang disebabkan oleh suatu suara. Hal yang disarankan untuk dilakukan untuk meringankan gangguan ini adalah tetap tenang sehingga anjing menyadari bahwa anggota keluarga lainnya tidak memiliki masalah dengan hal tersebut.Cobalah untuk mengalihkan perhatian anak anjing Anda ke hal lain, seperti bermain game atau musik di dalam ruangan.

Biasanya hewan akan merasa takut dengan suara-suara yang tidak dapat dihindari oleh penjaganya, seperti takut hujan. Penting untuk tidak menggendong atau mengelus anjing tersebut agar tidak memberi imbalan atas rasa takutnya. Hewan perlu memahami bahwa tidak ada yang perlu ditakuti dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mencoba mempertahankan kenormalan.

3. Anjing yang ketakutan dapat bergerak secara berlebihan atau menjadi lumpuh

Tanda-tanda ketakutan dapat bervariasi dari satu anjing ke anjing lainnya. Ada banyak hewan yang ketika mereka merasa takut, mereka tidak dapat duduk diam dan bergerak sangat cepat. Namun, ada juga anjing yang ketika mereka merasa takut, mereka menjadi lumpuh. Kedua tanda bahasa tubuh anjing tersebut dapat mengindikasikan rasa takut dan harus diperhatikan oleh para penjaga.

Lihat juga: Anjing muntah berwarna kuning? Lihat kemungkinan penyebabnya!

4. Anjing yang bersembunyi bisa menjadi tanda ketakutan

Anjing yang ketakutan mungkin juga akan mencoba melarikan diri atau bersembunyi. Biasanya anjing mencari tempat yang menurutnya aman saat mereka merasa takut. Mereka mungkin lari ke kamar tidur atau bersembunyi di bawah tempat tidur penjaga. Dalam situasi ini, yang terbaik adalah tidak putus asa dan mencoba mengalihkan perhatian anjing dengan mainan atau dengan mengajaknya bergerak di sekitar rumah. Saat hujan, badai angin, atau saatJika anjing Anda berada di tengah-tengah pertunjukan kembang api pada Malam Tahun Baru, simpanlah di tempat yang aman dengan pintu yang terkunci: situasi ini dapat menyebabkan anjing Anda melarikan diri untuk mencari tempat berlindung.

5. Anjing penakut memiliki ekor di antara kedua kakinya dan pupil mata yang melebar

Gerakan dengan ekor anjing juga merupakan bagian dari bahasa tubuh anjing. Menjaga ekor di antara kedua kaki adalah salah satu tanda ketakutan yang paling terkenal dan mudah diidentifikasi. Tetapi tanda ini tidak berlaku pada setiap anjing, beberapa ras, seperti Pug, memiliki ekor yang meringkuk dan tidak dapat melakukan gerakan tersebut. Tanda-tanda ketakutan lainnya yang sangat umum adalah pupil mata yang membesar dan detak jantungSaat Anda mencurigai anjing Anda ketakutan, penting untuk melihat semua konteks dan tanda-tanda lainnya.

Lihat juga: Platyinosomiasis kucing: dokter hewan menjelaskan tentang penyakit yang disebabkan oleh makan tokek

Tracy Wilkins

Jeremy Cruz adalah penyayang binatang yang penuh gairah dan orang tua hewan peliharaan yang berdedikasi. Dengan latar belakang kedokteran hewan, Jeremy telah menghabiskan waktu bertahun-tahun bekerja bersama dokter hewan, memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang tak ternilai dalam merawat anjing dan kucing. Kecintaannya yang tulus pada hewan dan komitmennya terhadap kesejahteraan mereka membawanya untuk membuat blog Semua yang perlu Anda ketahui tentang anjing dan kucing, di mana dia berbagi saran ahli dari dokter hewan, pemilik, dan pakar yang dihormati di bidangnya, termasuk Tracy Wilkins. Dengan menggabungkan keahliannya dalam kedokteran hewan dengan wawasan dari profesional lain yang dihormati, Jeremy bertujuan untuk menyediakan sumber daya yang komprehensif bagi pemilik hewan peliharaan, membantu mereka memahami dan memenuhi kebutuhan hewan peliharaan kesayangannya. Baik itu kiat pelatihan, nasihat kesehatan, atau sekadar menyebarkan kesadaran tentang kesejahteraan hewan, blog Jeremy telah menjadi sumber informasi bagi penggemar hewan peliharaan yang mencari informasi yang dapat dipercaya dan penuh kasih. Melalui tulisannya, Jeremy berharap dapat menginspirasi orang lain untuk menjadi pemilik hewan peliharaan yang lebih bertanggung jawab dan menciptakan dunia di mana semua hewan menerima cinta, perhatian, dan rasa hormat yang pantas mereka terima.